Selamat Datang di GPIB Bahtera Iman online! Semua info mengenai jadwal kebaktian mingguan, kebaktian Rumah Tangga / PelKat, dan aktifitas lainnya dapat dilihat disini.
  • Ibadah Minggu Pagi 08:00 WIB Minggu, 8 Februari 2015 Tidak ada data. Mohon hubungi Komisi Inforkom
    Tugas Pelaksana
    Ibadah Minggu Sore 18:00 WIB Minggu, 8 Februari 2015 Tidak ada data. Mohon hubungi Komisi Inforkom
    Tugas Pelaksana
  • Ibadah Keluarga
    • 04 Feb 2015 19:30 (Sektor IV)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel Logor - Kano
      Pelayan Firman: Penatua Leonora Metekohy
      Liturgos: -
    • 02 Feb 2015 19:30 (Sektor V)
      IBADAH SYUKUR KELUARGA
      Tempat: Kel. Ny. Reineke Pelealu
      Pelayan Firman: Pdt. Diana Lumban Gaol - K
      Liturgos: Penatua A. P. Tompodung
    • 04 Feb 2015 20:00 (Sektor I)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Erwin Lobo - Aula Bahtera Iman
      Pelayan Firman: Penatua Lita Tumbelaka - M
      Liturgos: Diaken Leonarzan Pakpahan
    • 04 Feb 2015 20:00 (Sektor II)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Ny. Shelly Palandeng-W
      Pelayan Firman: Penatua Robert Y Gosal
      Liturgos: Diaken Daniel Soeyanto
    • 04 Feb 2015 20:00 (Sektor III)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Arnold Hutasoit
      Pelayan Firman: Pdt. Diana Lumban Gaol - K
      Liturgos: Diaken Tasmi Pattipeilohy
    • 04 Feb 2015 19:30 (Sektor V)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Tompodung - Kainde
      Pelayan Firman: Pdt. Teddy Masinambouw
      Liturgos: Diaken Dani Ratulangi
    • 04 Feb 2015 19:00 (Sektor VI)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Ny. Trully Widodo-W
      Pelayan Firman: Penatua Erry Basyah
      Liturgos: Diaken P. M Latumaerissa
    • 04 Feb 2015 20:00 (Sektor VII)
      Ibadah Keluarga
      Tempat: Kel. Sahetapy - Rombot
      Pelayan Firman: Penatua Nico Kaisiepo
      Liturgos: Diaken Lydia R Winaryo
  • Ibadah PelKat
      Tidak ada ibadah pelkat dalam minggu ini. Mohon hubungi Komisi Inforkom

 

IBADAH PERAYAAN HUT PELKAT PT ke - 32

 

Tema : "AKU CINTA FIRMAN ALLAH"
Hari/Tgl SABTU, 14 FEBRUARI 2015
Waktu PKL. 16.00 WIB
PF Pdt. TEDDY MASINAMBOUW
Tempat Gedung GEREJA BAHTERA IMAN

 

JADWAL KEGIATAN KELAS ALKITAB PELKAT - GP

HARI
Waktu dan TANGGAL
TEMPAT
Sabtu Pukul 18.00 WIB, 07 Februari2015 Aula Gereja Bahtera Iman
Pukul 18.00 WIB, 21 Februari 2015 Aula Gereja Bahtera Iman



    JEMAAT YANG BERULANG TAHUN ( 1 Februari - 7 Februari 2015 )

    Tgl
    Nama
    Sektor
    Tgl
    Nama
    Sektor
    1
    Sdri Fransheina Wilhelmina Tuyu
    3
    4
    Adik Yosihiro Watuseke
    1
    Sdri Valentin Olivia Martina Korwa
    5
    Bapak Frans Lesilolo
    2
    Ibu Faby Pattiselano - Tuhilatu
    6
    Sdr Fernandes A. H Manungkalit
    3
    2
    Ibu Kathrin Angelina Simanjuntak - Girsang
    3
    5
    Bapak Adrian G Laibahas
    2
    Bapak Charlie Paul Tompodung
    5
    Ibu Tasmi Tasrip Pattipeilohy
    3
    Sdr Adrian Haris Antonio Koestoro
    5
    Sdr Rocky Febrianto Pandjaiatan
    5
    Ibu Paulyna Pandjaitan
    6
    6
    Ibu Fenita Laurie Angeline Ginting - Hutasoit
    1
    Ibu Sola Gratsia Khristie Isbani
    6
    Sdri Femmy Nelly Siwu
    2
    Sdr Raynaldi Christiawan Saputra Setiawan
    6
    Sdri Alverina Hutasoit
    3
    Sdri Febiola Christiana Matatula
    7
    7
    Sdri Dahliah Purnama Sari Simatupang
    4
    Ibu Diah Pandansari
    7
    Bapak Felix Gumansalangi
    5
       
    7
    Sdri Maya Febrika Mutiara Dewi Widodo
    6

     

POKOK-POKOK DOA :

1. Pemerintah, Bangsa/Negara

2. Pemerinath Daerah Banten

3. Pelayanan Gereja-gereja di Indonesia

4. Majelis Sinode GPIB

5. Pelayanan GPIB di daerah-daerah Pelkes GPIB

6. Pelayanan di GPIB Jemaat “BAHTERA IMAN”

7. Janda/Duda/Anak-anak Yatim, Piatu;

8. Rencana Pertemuan Warga Sidi Jemaat tgl 4 Feb 2015;

9. Warga yang sakit;

Sektor
Anggota Jemaat yang di Rawat di RS / Pemulihan & Perawatan di Rumah
I
Ibu Liem Yun Moy
Ibu Elly Gouw
Ibu Marintan Tobing - Saragih
Ibu Kicky Ramelan - Rumambi
Ibu Kameria Sihombing - Sirait (di rawat di RSPP)
Ibu Paulina Esther Ginogaha - Kesek (Ibunda dari Ibu Carla Kesek)
Ibu Magdalena Tuhilatu (Ibunda dari Bapak Jules Tuhilatu)
II
Ibu Getruida Loupatty - Latuperisa
Ibu Wilmentje Saartje Annie Riung - Lapian
Bapak Pieter George Vriese
Bapak Yahya Suhadi (di rawat di Eka Hospital)
Ibu Atem (Ibunda dari Tarini Debora Tuhuteru)
III
Bapak Yohanes Widiyanto
Bapak Albert Karel Tuyu
Bapak Gustaaf Papilaya
Bapak Jootje Ventje Polimpung
Oma Karundeng
Bapak Emmri Suwignjo Soemarlan (di rawat di RS Premier, Bintaro)
Ibu Saartje Samallo (Ibunda dari Penatua Frida Rantoliuwong - Samallo)
IV
Sdri Diana Koagouw
Bapak Petrus Saimima
V
Ibu Roosye Mambu (Ibunda dari Penatua Leo Palandeng, di Manado)
VI
Sdri Maya Budiman
Ibu Rumondang Sitinjak - Hutapea
Ibu Sumisih (Ibunda dari Bapak Alex Christ Noerhendra)
VII
Penatua ARK Warouw
"DOA Khusus Keluarga"
SEKTOR
KELUARGA
I
Kel. Adu - Sinaga Kel. Hardo Walujo
II
Kel. Yudoyoko - Tapilaha Kel. Soeto Handoko
III
Kel. Ny. Jane Koetin - Ukur Kel. Wagiu - Koetin
IV
Kel. Nugroho - Hetharia Kel. Amiral Santoso
V
Kel. Indra Jaya Raharja Kel. Saiselar - Siletty
VI
Kel. Ny. Trisnawati Purba Kel. Sulistyarto - Situmorang
VII
Kel. Tonung - Rari Kel. Tupan - Hiskia

 

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Diabetes Anak

Sumber: Kompas.com

Menghindari diabetes juga bisa dimulai dengan menghindari paparan polusi. Sebuah penelitian dari Jerman mengatakan, anak yang terkena paparan polusi udara dalam waktu lama memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan resistensi insulin, pemicu diabetes. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologica ini mengatakan, banyak penelitian sebelumnya yang sudah menemukan hubungan antara paparan polusi udara dengan risiko penyakit jantung dan pengerasan pembuluh darah, namun masih sedikit yang mengaitkannya pada diabetes. Dalam studi ini, para peneliti menganalisa sampel darah dari 397 anak yang berusia 10 tahun. Mereka juga memperkirakan paparan polusi udara yang diterima anak-anak dengan menganalisa emisi kendaraan, kepadatan populasi, dan tempat tinggal anak-anak. Penelitian mengungkap, anak-anak yang sering terpapar polusi udara memiliki kadar insulin yang signifikan lebih tinggi daripada anak-anak yang tinggal di daerah yang rendah polusi. Peneliti studi Joachim Heinrich mengatakan, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa polusi udara berhubungan dengan berat badan lahir dan penghambatan pertumbuhan. Keduanya sudah diketahui sebagai faktor risiko diabetes tipe dua. "Hal inilah yang mungkin membuat orang berspekulasi bahwa berat badan lahir rendah lah yang meningkatkan risiko diabetes, bukan paparan polusi udara. Padahal kami melakukan penelitian pada bayi yang memiliki berat badan normal, yaitu di atas 2,5 kg, sehingga paparan polusi mungkin adalah faktor yang meningkatkan risiko tersebut," papar Heinrich. Para peneliti berencana untuk melanjutkan studi ini dengan mengikuti anak-anak ini hingga dewasa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apabila hasil ini dapat diterjemahkan pada orang dewasa.

Bahaya Kelebihan Vitamin D

Sumber: Kompas.com

Berbagai penelitian terkini semakin menguatkan bukti-bukti manfaat vitamin D dalam pencegahan penyakit kronis seperti diabetes, gangguan otot, sampai gangguan tulang. Namun bukan berarti vitamin ini boleh dikonsumsi secara berlebihan. Sebuah penelitian dari John Hopkins University menunjukkan konsumsi berlebihan vitamin ini tidak akan memberikan manfaat apapun bagi tubuh, bahkan dapat membahayakan. Studi yang dimuat dalam American Journal of Medicine ini merekomendasikan untuk tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin D. Dalam dosis yang tepat, vitamin ini melindungi pembuluh darah dan jantung. Tapi jika berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Menurut Ketua Studi Muhammad Amer, asisten profesor penyakit dalam di Sekolah Kedokteran John Hopkins University, orang yang sehat perlu menghentikan konsumsi suplemen vitamin D karena tidak akan bermanfaat. "Kelebihan konsumsi vitamin D tidak akan memberikan keuntungan apapun, justru malah akan membuat boros," papar Amer. Namun, lanjut Amer, ada kelompok orang-orang tertentu yang memang membutuhkan tambahan dosis vitamin D, seperti orang berusia lanjut, wanita yang baru menopause, dan pasien penyakit ginjal. Hasil tersebut disimpulkan berdasarkan tinjauan dari rekaman medis lebih dari 10.000 pasien di National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES). Survei tersebut diselenggarakan dari tahun 2001 hingga 2004. Kemudian, data dibandingkan dengan data yang didapat dari National Death Index tahun 2006. Hasil menunjukkan, kadar vitamin D dalam darah yaitu 21 nanogram per 25 mililiter. Kadar tersebut dinilai mencukupi. Jika kadarnya normal, vitamin D dalam darah akan memberikan manfaat yaitu menurunkan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular hingga setengahnya. Kadar yang lebih dari 21 nanogram, efek melindungi ini justru akan berkurang, bahkan menjadi berbahaya. Sumber utama vitamin D adalah dari sinar matahari serta susu yang sudah difortifikasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan, penambahan kadar vitamin D bagi mereka yang kekurangan akan menurunkan risiko kardiovaskular. Sebaliknya dosis yang berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko. Amer mengatakan, orang perlu berkonsultasi pada dokter jika mereka akan mengonsumsi suplemen vitamin D.

Jumlah Kehadiran Jemaat Pada Ibadah Minggu 25 Januari 2015

Ibadah Pagi Pkt : 08.00 WIB 282 Orang
Ibadah Sore Pkt : 18.00 WIB 126 Orang
IMPA Pkt : 08.00 WIB 61 Orang
IMPT Pkt : 08.00 WIB 30 Orang
======== MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN. TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANNYA ==========
2013 | gerald.logor