Selamat Datang di GPIB Bahtera Iman online! Semua info mengenai jadwal kebaktian mingguan, kebaktian Rumah Tangga / PelKat, dan aktifitas lainnya dapat dilihat disini.
  • Ibadah Minggu Pagi 08:00 WIB Minggu, 21 Desember 2014
    Tugas Pelaksana
    Pelayan FirmanPendeta Yorinawa Salawangi
    Pelayan 1Penatua Leo Palandeng
    Pelayan 2Penatua Joki Joko Prasojo
    Pelayan 3Penatua Leonora Metekohy
    Pelayan 4Diaken Tasmi Pattipeilohy
    Pelayan 5Diaken Marius A Titaheluw
    Pelayan 6Diaken J. M Hetharia
    Pelayan 7Diaken P. M Latumaerissa
    OrganisSdri Tacya Tambunan
    ProkantorIbu Jultje Tomasoa - Tumade
    KantoriaPS Pelkat PKP
    Ibadah Minggu Sore 18:00 WIB Minggu, 21 Desember 2014
    Tugas Pelaksana
    Pelayan FirmanPendeta Teddy Masinambouw
    Pelayan 1Penatua Erry Basyah
    Pelayan 2Penatua Manister Tambunan
    Pelayan 3Penatua Nico Kaisiepo
    Pelayan 4Diaken Ingrid Aipassa
    Pelayan 5Diaken Marcellus R Londah
    Pelayan 6Penatua Margaretha Karundeng - M
    Pelayan 7Diaken Deece L Ngantung - T
    OrganisSdri Brigitte Aipassa
    ProkantorBapak Alex Mandey
    KantoriaPS Jemaat Bahtera Iman Sektor VI
  • Ibadah Keluarga
    • 15 Dec 2014 19:00 (Sektor IV)
      IBADAH SYUKUR KELUARGA
      Tempat: Kel Logor - Kano
      Pelayan Firman: Pdt. Teddy Masinambouw
      Liturgos: Penatua Leonora Metekohy
  • Ibadah PelKat
      Tidak ada ibadah pelkat dalam minggu ini. Mohon hubungi Komisi Inforkom
Berita Duka Cita



Telah Kembali ke Rumah Bapa di Surga

IBU RINA AMELIA TANAMAL, 54 Tahun (Istri dari Pnt. John Tanamal), Pada Hari Minggu, 30 November 2014. Dimakamkan pada Hari Senin, 1 Desember 2014 di TPU Tanah Kusir.

Tuhan Yesus memberikan kekuatan dan penghiburan yang sejati kepada keluarga yang di tinggalkan.



  • Ulang Tahun Minggu ini

      BULAN NOVEMBER 2014

      Tgl Nama Sektor
      30
      Adik Rachel Elaine Bonita Siahaan
      1
      Ibu Elnie Nora Pelealu – Tioho
      2

      BULAN DESEMBER 2014

      Tgl Nama Sektor
      1
      Sdr Denny C Vriese
      2
      Ibu Desiana E. K Timbuleng – Nenobais
      3
      Bapak Abraham Petrus Harirani Likumahuwa
      7
      2
      Ibu Salema Hia – Daely
      1
      3
      Sdri Christie Duma Amelia Kumaunang
      2
      Bapak Dani Ratulangi
      5
      Sdr Boy Prananta Surbakti
      6
      Ibu Natalie Angeline Mareyke Hendrik – Lumempouw
      7
      4
      Ibu Hesti Adey Inggas - Lumoindong
      1
      Sdr Christian Asyer Basyah
      2
      Sdr Carlos Richard Jocom
      7
      5
      Adik Ibrahim L Glenardy
      1
      Sdri Grace Marselle Sasabone
      2
      Sdri Lisa Daulay
      6
      6
      Sdri Natalia Leuwol
      3
      Ibu Marsaulina Hutabarat
      7

       

POKOK-POKOK DOA :

1. Bangsa/Negara

2. Pergumulan Jemaat

3. HUT Warga Jemaat

4. Pelayanan Gereja/Penginjilan di Banten

5. Panitia Natal Jemaat tahun 2014

 

Sektor

Anggota Jemaat yang di Rawat di RS / Pemulihan & Perawatan di Rumah

I

Ibu Liem Yun Moy

Ibu Elly Gouw

Ibu Marintan Tobing - Saragih

Ibu Kicky Ramelan - Rumambi

Ibu Paulina Esther Ginogaha - Kesek (Ibunda dari Ibu Carla Kesek)

Ibu Magdalena Tuhilatu (Ibunda dari Bapak Jules Tuhilatu)

II

Ibu Getruida Loupatty - Latuperisa

Ibu Wilmentje Saartje Annie Riung - Lapian

Bapak Pieter George Vriese

Ibu Isye Noviany Nanggi Ang (di rawat di RS Sari Asih)

Ibu Atem (Ibunda dari Tarini Debora Tuhuteru) 

III

Bapak Yohanes Widiyanto

Bapak Albert Karel Tuyu

Bapak Gustaaf Papilaya

Ibu Juliana Papilaya - Sopaheluwakan 

Bapak Jootje Ventje Polimpung

Ibu Jacintha Kerap - Watung 

Pendeta Pauline Kaloh - Gerungan

Ibu Saartje Samallo (Ibunda dari Penatua Frida Rantoliuwong - Samallo)

IV

Sdri Diana Koagouw

Bapak Petrus Saimima

V

Ibu Halimah (Ibunda dari Ibu Erma Palandeng, di Lampung)

Ibu Roosye Mambu (Ibunda dari Penatua Leo Palandeng, di Manado)

VI

Sdri Maya Budiman

Ibu Rumondang Sitinjak - Hut

Ibu Sumisih (Ibunda dari Bapak Alex Christ Noerhendra)

VII

Penatua ARK Warouw 

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Diabetes Anak

Sumber: Kompas.com

Menghindari diabetes juga bisa dimulai dengan menghindari paparan polusi. Sebuah penelitian dari Jerman mengatakan, anak yang terkena paparan polusi udara dalam waktu lama memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan resistensi insulin, pemicu diabetes. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologica ini mengatakan, banyak penelitian sebelumnya yang sudah menemukan hubungan antara paparan polusi udara dengan risiko penyakit jantung dan pengerasan pembuluh darah, namun masih sedikit yang mengaitkannya pada diabetes. Dalam studi ini, para peneliti menganalisa sampel darah dari 397 anak yang berusia 10 tahun. Mereka juga memperkirakan paparan polusi udara yang diterima anak-anak dengan menganalisa emisi kendaraan, kepadatan populasi, dan tempat tinggal anak-anak. Penelitian mengungkap, anak-anak yang sering terpapar polusi udara memiliki kadar insulin yang signifikan lebih tinggi daripada anak-anak yang tinggal di daerah yang rendah polusi. Peneliti studi Joachim Heinrich mengatakan, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa polusi udara berhubungan dengan berat badan lahir dan penghambatan pertumbuhan. Keduanya sudah diketahui sebagai faktor risiko diabetes tipe dua. "Hal inilah yang mungkin membuat orang berspekulasi bahwa berat badan lahir rendah lah yang meningkatkan risiko diabetes, bukan paparan polusi udara. Padahal kami melakukan penelitian pada bayi yang memiliki berat badan normal, yaitu di atas 2,5 kg, sehingga paparan polusi mungkin adalah faktor yang meningkatkan risiko tersebut," papar Heinrich. Para peneliti berencana untuk melanjutkan studi ini dengan mengikuti anak-anak ini hingga dewasa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apabila hasil ini dapat diterjemahkan pada orang dewasa.

Bahaya Kelebihan Vitamin D

Sumber: Kompas.com

Berbagai penelitian terkini semakin menguatkan bukti-bukti manfaat vitamin D dalam pencegahan penyakit kronis seperti diabetes, gangguan otot, sampai gangguan tulang. Namun bukan berarti vitamin ini boleh dikonsumsi secara berlebihan. Sebuah penelitian dari John Hopkins University menunjukkan konsumsi berlebihan vitamin ini tidak akan memberikan manfaat apapun bagi tubuh, bahkan dapat membahayakan. Studi yang dimuat dalam American Journal of Medicine ini merekomendasikan untuk tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin D. Dalam dosis yang tepat, vitamin ini melindungi pembuluh darah dan jantung. Tapi jika berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Menurut Ketua Studi Muhammad Amer, asisten profesor penyakit dalam di Sekolah Kedokteran John Hopkins University, orang yang sehat perlu menghentikan konsumsi suplemen vitamin D karena tidak akan bermanfaat. "Kelebihan konsumsi vitamin D tidak akan memberikan keuntungan apapun, justru malah akan membuat boros," papar Amer. Namun, lanjut Amer, ada kelompok orang-orang tertentu yang memang membutuhkan tambahan dosis vitamin D, seperti orang berusia lanjut, wanita yang baru menopause, dan pasien penyakit ginjal. Hasil tersebut disimpulkan berdasarkan tinjauan dari rekaman medis lebih dari 10.000 pasien di National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES). Survei tersebut diselenggarakan dari tahun 2001 hingga 2004. Kemudian, data dibandingkan dengan data yang didapat dari National Death Index tahun 2006. Hasil menunjukkan, kadar vitamin D dalam darah yaitu 21 nanogram per 25 mililiter. Kadar tersebut dinilai mencukupi. Jika kadarnya normal, vitamin D dalam darah akan memberikan manfaat yaitu menurunkan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular hingga setengahnya. Kadar yang lebih dari 21 nanogram, efek melindungi ini justru akan berkurang, bahkan menjadi berbahaya. Sumber utama vitamin D adalah dari sinar matahari serta susu yang sudah difortifikasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan, penambahan kadar vitamin D bagi mereka yang kekurangan akan menurunkan risiko kardiovaskular. Sebaliknya dosis yang berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko. Amer mengatakan, orang perlu berkonsultasi pada dokter jika mereka akan mengonsumsi suplemen vitamin D.

Jumlah Kehadiran Jemaat Pada Ibadah Minggu 23 November 2014

Ibadah Pagi Pkt : 08.00 WIB 255 Orang
Ibadah Sore Pkt : 18.00 WIB 143 Orang
IMPA Pkt : 08.00 WIB 24 Orang
IMPT Pkt : 08.00 WIB 67 Orang
======== MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN. TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANNYA ==========
2013 | gerald.logor